Suami Mandul Menghamili Wanita LainBab 3

Bab ini panjangnya sekitar 3.979 karakter, bab terakhir dari 3 bab contoh yang bisa dibaca di web ini. Setelah selesai, langsung lanjut ke bab 4 di aplikasi ya

Setelah Sally memilihkan rumah dan mengatur segalanya, aku membawa Rachel ke sana dan memberinya sebuah kartu ATM.

Aku memberitahunya bahwa setiap bulan aku akan mengirimkan uang untuk biaya hidupnya, juga akan mengatur seseorang untuk menemaninya melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin. Namun, syaratnya adalah anak yang dilahirkannya akan menjadi milikku.

Rachel tampaknya benar-benar percaya bahwa aku menginginkan anak, tetapi tidak bisa hamil. Jadi, tanpa rasa curiga sedikit pun, dia tinggal di sana dengan tenang.

Selama beberapa hari tidak bisa menghubungi Rachel, Patrick tampak gelisah dan lesu, seperti orang yang baru bangun dari mabuk.

Mungkin karena dulu aku terlalu yakin pada kesetiaannya, kini saat melihatnya mencintai orang lain dengan begitu bergairah, hatiku rasanya sangat getir.

Aku menahan perasaan cemburu itu dan mencoba mengujinya. "Sayang, akhir-akhir ini Rachel ada menghubungimu nggak?"

Tangan Patrick yang sedang mengupas apel sontak terhenti. Wajahnya tampak kaku. "Dia nggak ada urusan denganku, kenapa harus menghubungiku?"

Aku mengambil apel yang sudah dikupas darinya dan menatapnya sejenak. "Aneh. Minggu ini 'kan ulang tahunmu. Aku mau mengundangnya untuk merayakan bersama, tapi teleponnya nggak bisa dihubungi, pesan juga nggak dibalas."

Aku menunjuk ponsel yang diletakkan di meja. "Coba deh kamu yang kirim pesan ke dia, undang dia."

Begitu jari-jariku menyentuh ponsel Patrick, Patrick segera menarik ponselnya. Aku meliriknya dan melihat kecemasan di wajahnya. Sambil tersenyum dan mengangkat alis, aku bertanya, "Sayang, apa ada yang kamu sembunyikan dariku?"

Meskipun aku sangat membenci pengkhianatannya, pada akhirnya kami sudah bersama selama 10 tahun. Selama itu, seluruh masa muda dan kenangan terindahku adalah bersamanya. Jika dia benar-benar menyesal dan berhenti berbohong, aku mungkin bisa memberinya kesempatan kedua dan berpisah dengan damai.

Namun, jelas bahwa Patrick tidak ingin memberikan diri sendiri kesempatan seperti itu. Dia segera berekspresi normal kembali. "Pekerjaan akhir-akhir ini kurang lancar, makanya aku agak lesu."

Jelas-jelas dia lesu karena kehilangan selingkuhannya. Aku menggigit apel, tetapi aku tiba-tiba mual.

Melihatku seperti itu, Patrick tampak senang. "Sayang, kamu hamil ya?"

"Aku cuma sakit perut," jawabku dengan singkat dan tegas.

Melihat ekspresinya, aku tiba-tiba mengerti dari mana kepercayaan diri Rachel berasal. Orang tua Patrick sangat mementingkan keturunan. Hal ini sangat memengaruhi Patrick.

Mendengar jawabanku, wajah Patrick berubah kecewa. Dia memelukku dan mengelus perutku. "Aku harap cinta kita segera berbuah."

Dagunya menyentuh keningku, sama seperti dulu, lembut dan penuh kasih. Tangan panjangnya yang bersih juga masih hangat seperti dulu.

Aku mematung di pelukannya, mengenang setiap momen manis yang pernah kami bagi. Namun, ketika aku sadar semua hanya kebohongan dan akting, hati ini begitu hancur hingga aku tidak bisa menahan air mata.

Patrick mengira aku menangis karena perasaan sensitif tentang kemandulan. Dia terus memelukku dan menghiburku.

Untuk sesaat, aku menginginkan lebih banyak kelembutan seperti ini dan hampir tidak tega untuk menggugurkan kandunganku.

Namun, begitu teringat bahwa Patrick sudah menanamkan benihnya di perut wanita lain, amarah kembali tersulut.

Karena mulai merasakan gejala kehamilan, aku takut hal ini tidak bisa disembunyikan lagi. Aku pun menelepon sepupuku, memintanya untuk segera mengirim Patrick ke luar kota untuk mengerjakan proyek.

Sebelum aku sempat memikirkan alasan yang tepat, sepupuku sudah langsung menyetujui. Keesokan harinya, Patrick diterbangkan ke luar kota.

Tindakan sepupuku ini jelas menunjukkan bahwa dia sudah mengetahui sesuatu. Mungkin banyak orang di sekitarku yang sudah mengetahui perselingkuhan ini. Memikirkan itu, aku merasa sangat terhina dan malu.

Begitu Patrick pergi, aku segera melakukan operasi. Selama masa pemulihan, aku tidak hanya diam. Aku juga membantu Rachel mencari pengasuh yang layak untuknya.

Bab 4 lanjut di aplikasi

Di web hanya bisa dibaca sampai bab 3. Cerita lengkapnya ada di aplikasi resmi. Lanjut baca bab 4 di aplikasi

Kode kamu
R96932
  1. 1Pasang aplikasi baca novel resmi (gratis)
  2. 2Buka aplikasi lalu masukkan kode R96932 di kolom kode. Cerita ini akan muncul untuk lanjut dibaca di aplikasi.
Pilih toko aplikasi perangkatmu

Bab ini adalah bab contoh yang ditampilkan di web. Isi bab berikutnya bisa dibaca di aplikasi resmi.

Aa
Ukuran
4
Jarak baris
Tema
Huruf

Pilihan berkait/tanpa kait hanya mengubah huruf Latin. Huruf Thai tetap memakai font sistem. Atur "Ukuran" dan "Jarak baris" agar lebih nyaman dibaca.