Perempuan dan KuasanyaBab 4

Bab ini panjangnya sekitar 2.870 karakter, bab terakhir dari 4 bab contoh yang bisa dibaca di web ini. Setelah selesai, langsung lanjut ke bab 5 di aplikasi ya

Aku memeluk ibuku dan akhirnya bisa tidur nyenyak untuk pertama kalinya.

Saat aku terbangun.

Orang tuaku bilang kalau mereka telah mengajukan gugatan terhadap para penyebar fitnah.

Termasuk kepada Sandi juga.

Pengacara yang mereka sewa sedang berusaha keras untuk membantu kami.

Semalam mereka mengirimkan surat somasi pada orang-orang itu.

Aku yakin, tidak lama lagi semua fitnah tentangku akan lenyap.

Ibuku memelukku sambil menenangkan dengan suara lembut.

Dia menenangkanku sama seperti saat aku ditindas waktu masih kecil dulu.

Dia memeluk sambil menyanyikan tembang-tembang dari kampung halaman kami ....

"Lina, kami akan membawamu pulang setelah semua masalah ini selesai."

"Iya." Aku merasa sangat beruntung sekarang.

Karena orang tuaku selalu mendukungku tanpa syarat.

Syukurlah, aku masih punya rumah yang selalu menungguku.

Malam itu, ayahku pergi keluar untuk membeli bahan makanan.

Pengacara kami bilang, peluang untuk memenangkan kasus ini sangatlah besar. Sebab kasus seperti ini biasanya mudah ditangani.

Ayahku jelas senang mendengarnya. Makanya, dia bersikeras mau membelikan makanan enak untukku.

Dia bilang, aku sangat suka makan durian.

Tapi hampir tidak pernah melihatku makan durian lagi sejak aku menikah dengan Sandi.

"Ayah akan mentraktirmu makan durian hari ini!"

Aku dan ibuku menunggu di penginapan.

Kami menunggu sampai hari sudah sore, tapi ayah tidak kunjung kembali dari membeli durian.

Ibuku jadi cemas, dan memutuskan untuk pergi keluar dan mencarinya.

Namun, saat hari sudah larut malam.

Ibuku malah juga ikut belum pulang ....

Saat aku sedang bersiap-siap mau keluar mencari mereka. Aku menerima telepon dari kantor polisi.

Polisi bilang kalau ayah serta ibuku mengalami kecelakaan mobil.

Jantungku terasa seperti diremas seketika, rasa sesak pun memenuhi dadaku.

Ayah dan ibuku ... mereka masih baik-baik saja tadi pagi. Bagaimana bisa sekarang mereka meninggal?

Aku melihat tubuh yang sudah tertutup kain putih begitu tiba di kantor polisi.

Kepala mereka hancur, dagingnya remuk dan menempel satu sama lain hingga tidak bisa dikenali lagi.

Tapi aku jelas masih mengenali rambut palsu ibuku.

Itu adalah hadiah yang kubelikan untuknya.

Dia sudah memakainya selama lebih dari sepuluh tahun tanpa pernah menggantinya. Padahal lapisan putih di bagian dasar rambut palsunya sudah terlihat ....

Polisi memberitahuku bahwa ayah dan ibuku sengaja dihilangkan nyawanya.

Hanya karena pelaku menerima surat somasi dari orang tuaku yang sudah menggugat mereka.

Aku pun terjatuh lemas di lantai.

Duniaku terasa berputar seperti mau runtuh.

Semua ini karena Sandi!

Kalau bukan karena dia yang bersikeras merekam video saat aku melahirkan, lalu mengunggahnya ke internet.

Aku tidak akan mengalami kekerasan siber.

Ayah dan ibuku juga tidak akan menjadi korban balas dendam dari pala pelaku kekerasan siber!

Sandi! Kalaupun aku harus mati, aku juga akan mengajakmu mati ke neraka bersamaku!

Bab 5 lanjut di aplikasi

Di web hanya bisa dibaca sampai bab 4. Cerita lengkapnya ada di aplikasi resmi. Lanjut baca bab 5 di aplikasi

Kode kamu
R95307
  1. 1Pasang aplikasi baca novel resmi (gratis)
  2. 2Buka aplikasi lalu masukkan kode R95307 di kolom kode. Cerita ini akan muncul untuk lanjut dibaca di aplikasi.
Pilih toko aplikasi perangkatmu

Bab ini adalah bab contoh yang ditampilkan di web. Isi bab berikutnya bisa dibaca di aplikasi resmi.

Aa
Ukuran
4
Jarak baris
Tema
Huruf

Pilihan berkait/tanpa kait hanya mengubah huruf Latin. Huruf Thai tetap memakai font sistem. Atur "Ukuran" dan "Jarak baris" agar lebih nyaman dibaca.