Menikahi Ayahnya Setelah Terlahir KembaliBab 4

Bab ini panjangnya sekitar 2.197 karakter, bab terakhir dari 4 bab contoh yang bisa dibaca di web ini. Setelah selesai, langsung lanjut ke bab 5 di aplikasi ya

Aku pun membeku di tempat karena tidak mengerti apa yang ingin dilakukan Yanisa. Para pembantu di lantai bawah tiba-tiba berlari keluar. Samuel juga bergegas keluar.

"Nisa!" Samuel menggendong Yanisa masuk ke rumah dan memanggil dokter keluarga.

Yanisa meringkuk dalam pelukannya. "Sam, aku yang ceroboh, bukan Meliana yang mendorongku. Aku cuma nggak mau kamu direbutnya!"

"Meliana!" Samuel menoleh, lalu memberi perintah, "Kamu, kemari! Bawa Meliana kemari!"

Beberapa satpam menyeretku dan melempar aku ke depan Samuel. Kepalaku terbentur anak tangga dengan keras.

"Kamu berani main tangan sama Nisa?" tanya Samuel sambil menatapku.

"Bukan aku! Ada CCTV di koridor rumah Keluarga Yanuar, kok."

Yanisa menarik lengan baju Samuel. "Sam, lupakan saja. Meliana pasti bukan sengaja melakukannya."

"Nisa, kenapa kamu masih membelanya!" Samuel memeluknya dan melanjutkan, "Aku akan balaskan dendammu!"

Aku pun tersenyum. Samuel tidak pernah mendengar penjelasanku.

"Kalau begitu, gores wajahnya!"

Aku langsung menggeleng. Jika wajahku terluka, aku pasti akan menerima perlakuan diskriminasi saat mencari pekerjaan!

"Jangan!" Aku menatap mereka berdua dan berseru, "Bukan aku pelakunya! Kamu nggak bisa berbuat begitu!"

Samuel mendengus dingin. "Sudah terlambat! Ambil pisau buah itu!"

Yanisa pun tersenyum.

Sementara itu, aku sangat marah. Jelas-jelas, aku tidak melakukan apa-apa. Akan tetapi, aku malah terseret ke masalah ini.

Samuel mengambil pisau buah dan menggores wajahku. Darah mengalir di pipiku dan aku gemetar saking sakitnya. Dalam sekejap, ada genangan darah kecil di depanku.

"Ini akibat dari melakukan kesalahan!" Samuel menunduk dan berujar, "Jangan membuatku marah. Kalau nggak, aku nggak keberatan membunuhmu lagi!"

Seluruh tubuhku seketika terasa dingin. Ternyata Samuel juga terlahir kembali sepertiku! Saat teringat apa yang terjadi di kehidupan lampau, aku sangat marah.

Dia menelusuri pipiku lagi dengan pisau buah itu dan bertanya, "Sudah sadari kesalahanmu? Kalau kamu akui kesalahanmu, aku akan berhenti."

"Aku nggak bersalah!" Aku memelototinya dan memaki, "Samuel, kenapa kamu nggak mati saja!"

Dia marah lagi dan mengangkat pisau buahnya.

Tiba-tiba, terdengar suara langkah kaki.

"Kamu mau apa!"

Bab 5 lanjut di aplikasi

Di web hanya bisa dibaca sampai bab 4. Cerita lengkapnya ada di aplikasi resmi. Lanjut baca bab 5 di aplikasi

Kode kamu
R65492
  1. 1Pasang aplikasi baca novel resmi (gratis)
  2. 2Buka aplikasi lalu masukkan kode R65492 di kolom kode. Cerita ini akan muncul untuk lanjut dibaca di aplikasi.
Pilih toko aplikasi perangkatmu

Bab ini adalah bab contoh yang ditampilkan di web. Isi bab berikutnya bisa dibaca di aplikasi resmi.

Aa
Ukuran
4
Jarak baris
Tema
Huruf

Pilihan berkait/tanpa kait hanya mengubah huruf Latin. Huruf Thai tetap memakai font sistem. Atur "Ukuran" dan "Jarak baris" agar lebih nyaman dibaca.